RANGKASBITUNG - Atap ruang laboratorium SMP Negeri 3 Banjarsari, Senin (2/3) lalu, Ambruk. Untungnya, saat tragedi terjadi, jam belajar siswa telah selesai, sehingga reruntuhan atap tidak sampai menimpa siswa.
Kepala SMPN 3 Banjarsari Dahlan Jambek yang dihubungi Radar Banten melalui telepon genggamnya membenarkan, atap ruang laboratorium di sekolahnya roboh. Penyebabnya, menurut Dahlan, akibat kayu-kayu di bagian atas sudah rapuh. Kata dia, atap ruang ini dibangun tahun 1998 lalu.
“Kejadiannya pada hari Senin sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu sekolah kami sudah bubar, sehingga tragedi itu tidak menimbulkan korban,” ungkap Dahlan, Rabu (4/3) kemarin.
Agar dapat diperbaiki, Dahlan mengaku sudah melaporkannya ke Dinas Pendidikan (Dindik) Lebak. Dirinya berharap, perbaikan atap ruang laboratorium tersebut dapat segera direalisasikan. “Ruang laboratorium itu hanya satu-satunya yang kami miliki untuk kepentingan praktik para siswa. Makanya, agar praktik siswa kami tidak terhambat terlalu lama, diharapkan Dindik dapat membantu perbaikannya,” harap Dahlan.
Di tempat terpisah, Kepala Dindik Lebak Ade Nurhikmat membenarkan kejadian ini.
“Laporannya sudah kami terima, bahkan kami telah menugaskan beberapa staf untuk meninjau langsung kondisinya. Insya Allah, tahun ini juga (2009-red) kerusakan tersebut akan kami perbaiki,” terang Ade Nurhikmat. (day) www.radarbanten.com
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment