RANGKASBITUNG - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Lebak, mulai mengakibatkan banjir di 22 kampung di Kecamatan Banjarsari.
Data yang diperoleh Radar Banten dari Bagian Sosial Setda Lebak, banjir yang terjadi di Banjarsari antara lain di:
Kampung Babakan Waru, Desa Kertaraharja. Kampung Pasar Lama, Umbul Picung di Desa Kerta. Kampung Ciseda, Bojongjuruh, Bojong Meong, Cigintung, Kampung Sawah di Desa Bojongjuruh.
Kampung Gerendeng, Pasung di Desa Tamansari. Kampung Citeupuseun, Ranca Beda, Leuwicingcin di Desa Lebak Keusik, Kampung Ciateul, Cilegong, Desa Cidahu.
Kampung Jalupang I, Jalupang II, Jalupang III, Jalupang IV, Keusik I, Keusik II, Kampung Cihuluk di Desa Keusik. Kampung Ciruji dan Cicadas di Desa Ciruji. Kampung Cipaeh, Pulo, Ciwadung, dan Cikutra di Desa Cilegongilir. Kampung Kumpay di Desa Kumpay.
Engkos, salah seorang warga Desa Kertaraharja yang dihubungi melalui telepon genggamnya mengatakan, banjir yang terjadi sejak, Rabu (14/1) lalu, akibat luapan Sungai Ciliman. Bahkan, kata Engkos, kalau hujan kembali turun ketinggian air di pemukiman warga di desanya dipastikan akan semakin tinggi.
“Sampai dengan pagi ini (pagi kemarin-red) hujan tidak terjadi. Tetapi entah kalau nanti siang atau sore nanti. Kalau hujan turun lagi, luapan Sungai Ciliman akan semakin membesar. Dan akhirnya banjir akan terus terjadi,” kata Engkos seraya menambahkan dalam banjir Rabu lalu, ketinggian air di pemukiman warga sekitar 50 cm.
Senada dikatakan Ruhiyat, salah seorang tokoh pemuda di Desa Cidahu. Kata dia, banjir yang terjadi di desanya merupakan banjir tahunan. Karena terbiasa, sejak hari Rabu lalu, tidak ada satu pun warga yang mengungsi.
“Setiap hujan deras, maka luapan Sungai Ciliman akan membanjiri desa kami. Tetapi bila hujan tidak datang lagi, banjir akan surut dengan sendirinya,” terang Ruhiyat.
Di tempat terpisah, Kepala Bagian Sosial Setda Lebak Wawan Ruswandi mengaku telah menerima laporan bencana banjir tersebut langsung dari Camat Banjarsari, Sardi. “Laporannya baru kami terima tadi pagi (kemarin-red), sehingga baru sekarang staf kami akan melakukan peninjauan ke sana (Banjarsari-red),” kata Wawan. (day) - www.radarbanten.com
Data yang diperoleh Radar Banten dari Bagian Sosial Setda Lebak, banjir yang terjadi di Banjarsari antara lain di:
Kampung Babakan Waru, Desa Kertaraharja. Kampung Pasar Lama, Umbul Picung di Desa Kerta. Kampung Ciseda, Bojongjuruh, Bojong Meong, Cigintung, Kampung Sawah di Desa Bojongjuruh.
Kampung Gerendeng, Pasung di Desa Tamansari. Kampung Citeupuseun, Ranca Beda, Leuwicingcin di Desa Lebak Keusik, Kampung Ciateul, Cilegong, Desa Cidahu.
Kampung Jalupang I, Jalupang II, Jalupang III, Jalupang IV, Keusik I, Keusik II, Kampung Cihuluk di Desa Keusik. Kampung Ciruji dan Cicadas di Desa Ciruji. Kampung Cipaeh, Pulo, Ciwadung, dan Cikutra di Desa Cilegongilir. Kampung Kumpay di Desa Kumpay.
Engkos, salah seorang warga Desa Kertaraharja yang dihubungi melalui telepon genggamnya mengatakan, banjir yang terjadi sejak, Rabu (14/1) lalu, akibat luapan Sungai Ciliman. Bahkan, kata Engkos, kalau hujan kembali turun ketinggian air di pemukiman warga di desanya dipastikan akan semakin tinggi.
“Sampai dengan pagi ini (pagi kemarin-red) hujan tidak terjadi. Tetapi entah kalau nanti siang atau sore nanti. Kalau hujan turun lagi, luapan Sungai Ciliman akan semakin membesar. Dan akhirnya banjir akan terus terjadi,” kata Engkos seraya menambahkan dalam banjir Rabu lalu, ketinggian air di pemukiman warga sekitar 50 cm.
Senada dikatakan Ruhiyat, salah seorang tokoh pemuda di Desa Cidahu. Kata dia, banjir yang terjadi di desanya merupakan banjir tahunan. Karena terbiasa, sejak hari Rabu lalu, tidak ada satu pun warga yang mengungsi.
“Setiap hujan deras, maka luapan Sungai Ciliman akan membanjiri desa kami. Tetapi bila hujan tidak datang lagi, banjir akan surut dengan sendirinya,” terang Ruhiyat.
Di tempat terpisah, Kepala Bagian Sosial Setda Lebak Wawan Ruswandi mengaku telah menerima laporan bencana banjir tersebut langsung dari Camat Banjarsari, Sardi. “Laporannya baru kami terima tadi pagi (kemarin-red), sehingga baru sekarang staf kami akan melakukan peninjauan ke sana (Banjarsari-red),” kata Wawan. (day) - www.radarbanten.com
