tapi karena satu dan lain hal tulisan ini baru dapat kami turunkan saat ini.
Wacana pembentukan kabupaten baru disebelah selatan kabupaten lebak resonansinya sedikit memudar entah kenapa......
Terlepas dari mulai mengendornya gaungan untuk pemebentukan tersebut, sebagai putra daerah tentu orang bermacam-macam memberikan tanggapan terhadap niatan tersebut. Ada yang mendukung tapi sebaliknya ada juga yang menolak. Pro dan kontra masalah seperti diatas hendaknya kita lewati secara arif dan bijaksana.
Karena "Cinta"
Dorongan untuk mewujudkan kabupaten cilangkahan (terlepas dari kabupaten lebak) hendaknya didasari oleh rasa cinta dan empati kepada daerah, karena dorongan untuk menjadikannya yang dicintai itu lebih baik dari sebelumnya. Dengan kata lain aspirasi yang diwacanakan itu hendaknya karena panggilan jiwa dalam rangka komitment pembangunan, sehingga arah perjuangannya diperlukan sesuatu yang visioner dan berjangka panjang, jangan sampe hal tersebut telah terbentuk tetapi kehilangan arah terlebih lagi bila terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan.
Belajarlah dari "Cerita"
Cerita dalam pengertian disini adalah nilai-nilai informasi atau sejarah, baik yang terjadi pada kabupaten induknya ataupun cerita yang terjadi pada lingkungan cilangkahan itu sendiri.
Sikap bijak terhadap cerita/sejarah akan berguna dalam menata langkah perjuangan selanjutnya, karena nilai-nilai sejarah itu terdiri dari dua sisi mata uang antara baik dan buruk. Sehingga setiap keburukan yang pernah terjadi hendaknya tidak terulang kembali sedangkan kebaikannya hendaknya dijadikan contoh.
Sejarah yang layak kita catat dari alam kidul sendiri adalah ketersediaan sumber daya alam yang melimpah baik dari laut, hutan, kebun ataupun barang tambang.
Laut kita sebagai sumber
Terlepas dari mulai mengendornya gaungan untuk pemebentukan tersebut, sebagai putra daerah tentu orang bermacam-macam memberikan tanggapan terhadap niatan tersebut. Ada yang mendukung tapi sebaliknya ada juga yang menolak. Pro dan kontra masalah seperti diatas hendaknya kita lewati secara arif dan bijaksana.
Karena "Cinta"
Dorongan untuk mewujudkan kabupaten cilangkahan (terlepas dari kabupaten lebak) hendaknya didasari oleh rasa cinta dan empati kepada daerah, karena dorongan untuk menjadikannya yang dicintai itu lebih baik dari sebelumnya. Dengan kata lain aspirasi yang diwacanakan itu hendaknya karena panggilan jiwa dalam rangka komitment pembangunan, sehingga arah perjuangannya diperlukan sesuatu yang visioner dan berjangka panjang, jangan sampe hal tersebut telah terbentuk tetapi kehilangan arah terlebih lagi bila terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan.
Belajarlah dari "Cerita"
Cerita dalam pengertian disini adalah nilai-nilai informasi atau sejarah, baik yang terjadi pada kabupaten induknya ataupun cerita yang terjadi pada lingkungan cilangkahan itu sendiri.
Sikap bijak terhadap cerita/sejarah akan berguna dalam menata langkah perjuangan selanjutnya, karena nilai-nilai sejarah itu terdiri dari dua sisi mata uang antara baik dan buruk. Sehingga setiap keburukan yang pernah terjadi hendaknya tidak terulang kembali sedangkan kebaikannya hendaknya dijadikan contoh.
Sejarah yang layak kita catat dari alam kidul sendiri adalah ketersediaan sumber daya alam yang melimpah baik dari laut, hutan, kebun ataupun barang tambang.
Laut kita sebagai sumber

No comments:
Post a Comment